Notification

×

Iklan

Iklan

 


Bupati Al-Farlaky: Pencabutan Pergub JKA Bentuk Kepedulian Pemerintah kepada Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 | Mei 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-18T10:19:08Z


Faktaberita24.com -- Aceh Timur— Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menilai keputusan Gubernur Aceh Muzakir Manaf mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sebagai langkah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan.


Menurut Al-Farlaky, keberadaan program JKA selama ini sangat membantu masyarakat Aceh Timur dalam memperoleh layanan kesehatan, terutama bagi pasien yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit. Karena itu, ia menyambut baik keputusan Pemerintah Aceh yang kembali memastikan masyarakat tetap mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan.


“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir memastikan rakyat bisa memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya maupun persoalan administrasi,” kata Al-Farlaky, Senin (18/5/2026).


Ia menyebut keputusan tersebut menunjukkan pemerintah mendengar aspirasi masyarakat dari berbagai kalangan. Menurutnya, kebijakan yang diambil dengan mempertimbangkan suara rakyat akan memberikan rasa tenang dan keadilan bagi masyarakat.


Al-Farlaky juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Aceh dalam merespons berbagai masukan terkait program JKA. Ia berharap kebijakan yang mendukung pelayanan kesehatan masyarakat dapat terus dipertahankan demi kepentingan rakyat luas.


“Jangan sampai masyarakat yang sedang sakit justru dipersulit karena keterbatasan ekonomi ataupun urusan administratif. Yang terpenting adalah rakyat bisa segera mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.


Selain mendukung kebijakan Pemerintah Aceh, Al-Farlaky menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga terus melakukan pembenahan di sektor kesehatan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan mutu layanan rumah sakit, puskesmas, serta memperkuat pelayanan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.


Menurutnya, pelayanan kesehatan harus mengedepankan sisi kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat.


“Ketika masyarakat sakit, pemerintah wajib hadir membantu dan mempermudah akses pelayanan. Itu yang terus kita dorong di Aceh Timur,” tegasnya.


Ia pun berharap sinergi antara Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota semakin kuat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.


“Kesehatan rakyat adalah tanggung jawab bersama. Kebijakan yang berpihak kepada pelayanan kesehatan harus terus dijaga demi mewujudkan masyarakat Aceh yang lebih sejahtera,” demikian Al-Farlaky

×
Berita Terbaru Update