Notification

×

Iklan

Iklan

 


Bupati Al- Farlaky Gelar Operasi Beras Murah

Sabtu, 20 September 2025 | September 20, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-20T13:22:06Z


Foto.Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al -Farlaky, S.H.I, M.Si saat gelar operasi pasar beras murah di Keude Bayeun.(emiljunior)



Faktaberita24.Com.,ACEH  TIMUR--Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al -Farlaky, S.H.I, M.Si menggelar  operasi pasar beras murah dalam rangka memastikan terwujudnya Gerakan Pangan Murah ( GPM) di Aceh Aceh Timur. Kegiatan ini berlangsung di  Keude Bayeun,  Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu 20 September 2025.


Bupati Al-Farlaky yang turun langsung ke lapangan memastikan agar masyarakat benar- benar mendapat harga jual beras sesuai Harga Eceran Tertinggi ( HET) yang ditentukan pemerintah.


Sesuai dengan surat Kementrian Dalam Negeri, Bupati Al-Farlaky memerintahkan Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan  bekerjasama Perum Bulog Cabang Langsa melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 3 titik lokasi pasar tradisional secara serentak, yaitu Pasar Keude Bayeun Kecamatan Rantau Selamat, Pasar Keude Peureulak Kecamatan Peureulak dan Pasar Keude Idi Kecamatan Idi Rayeuk.



"Ini  kita laksanakan karena masih kita dapati di pasaran itu harga berasnya di luar harga eceran tertinggi dijual oleh para pedagang, oleh karenanya dinas terkait  dengan Bulog Langsa kita melakukan kerjasama untuk melakukan operasi pasar, Kata Al- Farlaky. 


Al Farlaky mengakui Kabupaten Aceh Timur untuk bulan September dengan gencar-gencarnya melaksanakan gerakan pangan murah (GPM) baik yang laksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Disperindag, Polres Aceh Timur dan Kodim 0104 Aceh Timur.


"Untuk Aceh Timur sendiri sampai hari ini telah menyalurkan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) lebih kurang 90.000 kg atau 90 Ton  ke pasar – pasar tradisional," paparnya


Al- Farlaky menyebutkan, hasil pantau harga beras Medium di kabupaten Aceh Timur  rata – rata masih berada diatas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu Rp. 14.000 / Kg, sedang dan hasil pantau petugas pencatat harga pasar sampai minggu ke II bulan september 2025 berkisar rata – rata antara Rp. 14.350 / Kg. 


Al Farlaky menambahkan, harga premium karung 5 Kg di pasar dibandrol Rp. 75.000, dan  Harga medium karung 5 Kg di pasar Rp. 71.750. Kemudian bandingan harga pasar medium murah Beras SPHP karung 5 Kg   kita jual Rp. 60.000. 


"Jadi  Selisih harga beras medium di pasar dengan beras SPHP lebih kurang antara Rp. 10.000 - 12.000," rinci Al- Farlaky 


"Kegiatan GPM ini akan di lanjutkan sampai dengan minggu ke IV bulan September 2025 serta Bulan Berikutnya ketitik lokasi pasar tradisional di kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur dan akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat untuk aktif mengikuti dan berbelanja pada," imbuh Al- Farlaky.


Bupati Al- Farlaky mengatakan, sebagai upaya harga beras murah disentuh oleh masyarakat, Bupati mengakui telah memerintahkan dinas  untuk melakukan intervensi pasar kepada para pedagang-pedagang bekerjasama untuk melakukan penertiban harga.



"Sehingga masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan harga murah apalagi beberapa kawasan di Aceh Timur itu belum masa panen sehingga membuat  para pelaku pasar sangat memungkinkan untuk menaikkan tarif harga beras di lapangan" cetusnya.


Bupati Al- Farlaky berharap kerja sama pelaku bisnis usaha beras agar dapat menjual beras kepada masyarakat sesuai harga eceran tertinggi yang berlaku.


" Saya berharap kepada seluruh pelaku bisnis terutama yang berusaha terkait dengan jual beli beras ini untuk mengikuti aturan pemerintah dan mengikuti harga yang telah ditetapkan," pungkas Bupati Al- Farlaky. (emiljunior)
×
Berita Terbaru Update