Polemik Bantuan Modal Usaha Baitul Mal Aceh: Penerima Klarifikasi dan Minta Maaf, Isu Pemotongan Rp4,5 Juta Dipastikan Hoaks

Table of Contents

Aceh Timur, Faktaberita24.com – Polemik terkait dugaan pemotongan dana bantuan modal usaha dari Baitul Mal Aceh akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari penerima bantuan.

Penerima bantuan, Nurhayati, menyampaikan permohonan maaf kepada Baitul Mal Aceh dan seluruh pihak terkait atas kesalahpahaman yang terjadi. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai adanya pemotongan dana bantuan sebesar Rp4,5 juta tidak benar atau hoaks.

Klarifikasi ini sekaligus meluruskan terkait kesalahpahaman yang sempat memicu kegaduhan publik,di mana sebelumnya beredar narasi keliru yang menyebutkan Safura hanya menerima Rp500 ribu dari total dana yang seharusnya didapatkan.


Fakta di Balik Layar: Murni Urusan Keluarga Berdasarkan investigasi di lapangan, polemik ini bermula dari persoalan internal keluarga terkait peminjaman dana oleh Saudara Nyan Safura berinisial MK yang berasal dari Madat, Aceh Timur juga merupakan saudara dari Safura.


Saudara kandung Safura, Miswar, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut sebenarnya telah cair secara utuh ke rekening penerima. Namun, uang tersebut sempat dipinjam sementara oleh M untuk keperluan mendesak sebelum akhirnya dikembalikan sepenuhnya.


Uang tersebut telah diterima utuh dan sempat dipinjam sementara oleh Mk, yang juga keluarga kami.
Sekarang dana tersebut sudah diserahkan kembali kepada Safura


Kami sekeluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Kepala Baitul Mal Provinsi Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus, beserta seluruh jajaran," ujar Miswar di Aceh Timur, Rabu (30/7/2026).


Pernyataan senada juga disampaikan oleh MK selaku pihak yang meminjam dana tersebut.Ia mengakui kekhilafannya yang sempat menggunakan sebagian dana bantuan tersebut untuk sementara waktu, (mendesak ) yang kemudian disalahartikan oleh pihak luar sebagai pemotongan resmi.


Pengakuan Safira: Dana Diterima Utuh Rp5 Juta Sebagai pihak penerima manfaat, Safura secara tegas meluruskan duduk perkara yang sebenarnya. Ia memastikan bahwa tidak ada sepersen pun potongan yang dilakukan oleh pihak Baitul Mal Aceh.

Posting Komentar