Satu Tahun Kepemimpinan Iskandar Usman Alfarlaky, Angka Kemiskinan di Aceh Timur Turun Signifikan
![]() |
| Foto.Ruslan Razali, M.Ed., Direktur Meukuta Foundation (Center for Acehnese Human Resource Development), |
Faktaberita24.Com.,Aceh Timur– Catatan positif berhasil ditorehkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur di bawah komando Bupati Iskandar Usman Alfarlaky. Hanya dalam kurun waktu satu tahun kepemimpinannya, persentase penduduk miskin di wilayah tersebut menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan, membawa angin segar bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Hal ini tergambar sebagaimana disampaikan oleh Ruslan Razali, M.Ed selaku Direktur Meukuta Foundation (Center for Acehnese Human Resource Development), sebuah lembaga yang focus dalam program penguatan SDM Masyarakat Aceh.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026, terjadi pergeseran angka kemiskinan yang cukup kontras jika dibandingkan dengan periode pemerintahan sebelumnya.
Data BPS; Penurunan Rata-Rata 2 Persen
Pada tahun 2024, pemerintahan sebelumnya meninggalkan catatan jumlah penduduk miskin di angka 60,86 ribu jiwa, atau setara dengan 13,26 persen dari total populasi Aceh Timur.
Namun, lewat berbagai program intervensi dan kebijakan strategis yang digulirkan Alfarlaky selama setahun terakhir, angka tersebut berhasil ditekan secara masif. Pada tahun 2025, jumlah penduduk miskin menyusut menjadi 52,23 ribu jiwa atau setara dengan 11,24 persen. Secara keseluruhan, terjadi penurunan rata-rata hingga 2 persen.
Berikut adalah perbandingan data kemiskinan Aceh Timur dalam dua tahun terakhir:
Indikator BPS Pemerintahan Sebelumnya (Data 2024) 1 Tahun Kepemimpinan Alfarlaky (Data 2025) Total Penurunan
Jumlah Penduduk Miskin 60,86 Ribu Jiwa 52,23 Ribu Jiwa ± 8,63 Ribu Jiwa
Persentase 13,26% 11,24% ~2,02%
________________________________________
Apresiasi dan Harapan ke Depan
Keberhasilan ini memantik respons positif dari berbagai kalangan, dan ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian nyata yang diraih oleh kepemimpinan Iskandar Usman Alfarlaky.
"Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan patut kita apresiasi bersama. Penurunan angka kemiskinan hingga 2 persen dalam setahun bukanlah hal yang mudah," ujar Ruslan Razali.
Meski demikian, Ruslan mengingatkan agar pemerintah daerah tidak cepat berpuas diri. Ia berharap momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang, agar kesejahteraan masyarakat Aceh Timur bisa merata secara menyeluruh.
Dengan evaluasi berkala dan penguatan sektor ekonomi lokal, publik kini menaruh harapan besar agar tren penurunan kemiskinan ini terus berlanjut di bawah komando Alfarlaky.
Pencapaian ini terasa jauh lebih impresif mengingat dinamika lapangan yang tidak mudah. Sebagaimana diketahui, sejak November 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sebenarnya berada dalam fase krusial pemulihan pasca-bencana ekologis yang sempat melanda kawasan tersebut. Alih-alih membuat program kerja lumpuh, hantaman bencana tersebut justru direspons tanggap oleh jajaran pemkab dengan menyinergikan percepatan pemulihan infrastruktur sekaligus menjaga stabilitas ekonomi warga di akar rumput.
Kemampuan Bupati Alfarlaky dalam menyeimbangkan antara manajemen krisis bencana dan target pengentasan kemiskinan menjadi poin krusial keberhasilan ini. Keberhasilan menekan angka kemiskinan di tengah kondisi pemulihan pasca-bencana membuktikan bahwa strategi jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi yang diterapkan berjalan efektif, adaptif, dan tepat sasaran, ujar Ruslan Razali yang juga Wakil Ketua MPA Aceh Timur tersebut.(emiljunior)



Posting Komentar