Notification

×

Iklan

Iklan

 


106 Geuchik Gelombang III Aceh Timur Dilantik

Senin, 23 Februari 2026 | Februari 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-23T09:38:22Z

Aceh Timur.Faktaberita24.com| Iskandar Usman Al-Farlaky resmi melantik 106 geuchik hasil pemilihan gelombang III dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula SKB Kabupaten Aceh Timur, Senin (Februari 2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan pemerintahan gampong. Dari total 106 geuchik yang dilantik, terdapat satu geuchik perempuan terpilih. Ia tercatat sebagai geuchik perempuan pertama pada era kepemimpinan Bupati Al-Farlaky di Aceh Timur.

Amanah Besar, Bukan Sekadar Seremoni
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, keluarga, dan secara pribadi.
Menurutnya, posisi geuchik memiliki tanggung jawab strategis karena berada di garis terdepan pemerintahan dan paling memahami kondisi riil masyarakat.

“Apakah kita menjadi kepala desa hanya menjalankan rutinitas dan menjadi simbol selama enam tahun masa jabatan? Atau benar-benar hadir mengayomi, mengelola, dan menjaga masyarakat?” tegasnya.
Pentingnya Data dan Akurasi Pendataan
Bupati meminta para geuchik benar-benar menguasai data wilayah masing-masing, meliputi:

Jumlah penduduk dan dusun
Kepala keluarga miskin dan fakir
Anak yatim
Aparatur sipil negara (ASN)
Warga terdampak bencana
Akurasi data dinilai sangat penting guna menghindari polemik terkait pengajuan bantuan sosial, surat keterangan miskin, rumah layak huni, hingga penanganan korban bencana.

Penyelesaian Masalah di Tingkat Gampong Geuchik juga diingatkan agar mengedepankan mekanisme adat dan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan persoalan di desa, dengan melibatkan tuha peut dan unsur lainnya.

Bupati menekankan agar persoalan kecil tidak langsung dilimpahkan ke tingkat kecamatan atau kabupaten tanpa upaya penyelesaian di tingkat gampong.
Transparansi dan Adaptasi Teknologi
Selain itu, para geuchik didorong untuk:
Terus memperbarui pengetahuan
Beradaptasi dengan perkembangan teknologi Mengekspos pembangunan positif sebagai bentuk transparansi
Dalam waktu dekat, Pemkab Aceh Timur akan menggelar rapat koordinasi terpadu di Gedung Idi Sport Center yang bersifat wajib dan tidak boleh diwakilkan. Fokus pembahasan meliputi:

Penanganan bencana daerah
Penguatan pelatihan terpusat
Pelaksanaan surat edaran gotong royong
Pembentukan pageu gampong untuk pengawasan anak usia sekolah di malam hari

“Tiga gelombang, sebanyak 212 geuchik sudah kita lantik. Kita ingin semua sejalan dalam membangun Kabupaten Aceh Timur tercinta,” ujar Al-Farlaky.

Penyerahan HT untuk Perkuat Komunikasi
Pada kesempatan yang sama, Bupati turut menyerahkan bantuan handy talky (HT) kepada seluruh geuchik sebagai sarana komunikasi internal pemerintahan desa.

Perangkat tersebut difungsikan untuk koordinasi langsung dengan Bupati, terutama dalam kondisi darurat seperti banjir, kebakaran, maupun situasi mendesak lainnya. 

Jaringan pendukung HT disebut telah terpasang sehingga seluruh wilayah Aceh Timur kini dapat terhubung.

“Ini akan memudahkan koordinasi jika sewaktu-waktu sinyal bermasalah. Saya berharap kepala desa menjaga dan merawatnya dengan baik agar komunikasi kita tidak terputus,” pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update